LILGHOUTSBILGHOUTS. Pengertian dan penerapannya seperti LIRROSUL-BIRROSUL. Jadi LILGOUTS artinya adalah niat mengikuti bimbingan Ghouts Hadzaz-zamanrodiyallohu anhu (disamping niat LILLAH dan LIRROSUL) Dan BILGHOTS penerapannya merasa dalam hati bahwa dalam segala tingkahlaku kita yang diridloi ALLAH kita memperoleh jasa dari Ghoutsu Haadzaz
Presentasiberjudul: "PENYIAR SHOLAWAT WAHIDIYAH"— Transcript presentasi: 1 PENYIAR SHOLAWAT WAHIDIYAH ADMINISTRASI PENYIAR SHOLAWAT WAHIDIYAH Oleh : Mochammad Makinun Amin Sekretaris I DPP PSW. 2 Pengertian Administrasi PSW Administrasi adalah suatu proses kegiatan yang umum dalam suatu usaha bersama; seni administrasi adalah mengarahkan, mengkoordinir dan mengendalikan orang banyak untuk
Artinya: ''Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk mencari keridoan kami, / Muharam dan Bulan Rojab, yang diatur oleh Penyiar Sholawat Wahidiyah Pusat. Mujahadah Khusus ; Mujahadah Khusus : adalah Mujahadah yang dilaksanakan secara khusus . misalnya Mujahadah yang dilaksanakan sebelum melaksanakan tugas, Mujahadah Lapanan
Sesudahmenerima alamat ghaib tersebut Beliau sangat prihatin dan mengetok / memusatkan kekuatan batin bermujahadah ( istilah Wahidiyah ) munajat berdepe - depe / mendekatkan diri kehadirat Alloh SWT, memohon bagi kesejahteraan umat dan masyarakat. Diantara do'a- do'a yang beliau amalkan yang paling banyak adalah do'a Sholawat.
AllohSWT berfirman yang artinya " orang-orang yg beriman dan hati mereka menjadi tentram dgn mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram." Dalam pembahasan pengajian kitab al hikam mp3 ini akan dibahas mengenai keutamaan orang membaca sholawat untuk mencapai wushul kepada Alloh pada khususnya keutamaan dalam
Sholawatmenurut arti bahasa adalah :'' DO'A''. Menurut istilah adalah: • Sholawat Alloh SWT kepada Rosululloh SAW berupa Rohmat dan Kemuliaan ( Rahmat Tadhim ) • Sholawat dari malaikat yang kepada Kanjeng Nabi SAW berupa permohonan rahmat dan kemuliaan kepada Allah SWT untuk Kanjeng Nabi Muhammad SAW sedangkan selain Kanjeng Nabi
. ILAA HADLROTI SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU’ALAIHI WASSALAM, ALFAATIHAH ! Di hadiyahkan ke haribaan Junjungan kami Kanjeng Nabi Besar Muhammad Shollallohu alaihi Wasallam. WA ILAA HADLROTI GHOUTSI HAADAZ-ZAMAN WAA’AWAANIHI WASAAAIRI AULIYAAILLAAHI RODLIYALLOOHU TA’AALA ANHUM ALFAATIHAH ! Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap kedipnya mata dan naik turunnya napas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan Alloh. WA LAISA LII YAA SAYYIDII SIWAAKA ” FA-IN TARUDDA KUNTU SYAKHSON HAALIKAA ……. Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq Kepangkuan-MU sholawat dan salam kusanjungkan ¨ Duhai Nur cahaya makhluq , pembimbing manusia ¨ Duhai unsur dan jiwa makhluq,bimbing dan didiklah diriku ¨ Maka sungguh aku manusia yang dholim selalu ¨ tiada arti diriku tanpa engkau Duhai Yaa Sayyidii ¨ jika engkau hindari aku akibat keterlaluan berlarut-larutku, pastilah ku kan hancur binasa. Duhai Ghoutsu Hadhaz Zaman, kepangkuan-MU salam Alloh kuhaturkan ¨ Bimbing dan didiklah diriku dengan izin Alloh ¨ dan arahkan pancaran sinar Nadroh-MU kepadaku Duhai Yaa Sayyidii ¨ radiasi batin yang mewusulkan aku sadar kehadirat Maha Luhur Tuhanku Duhai Kanjeng Nabi penberi Syafa’at makhluq, duhai Kanjeng Nabi Kekasih Alloh ¨ Kepangkuan-MU sholawat dan salam Alloh aku sanjungkan ¨ jalanku buntu, usahaku tak menentu buat kesejahteraan negriku ¨ cepat, cepat, cepat raihlah tanganku Yaa Sayyidii tolonglah diriku dan seluruh ummat ini. Diam tidak membaca apa-apa, segenap perhatian lahir bathin, fikiran dan perasaan dipusatkan hanya kepada ALLOH! Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yaa Alloh, dengan hak kebesaran Asma-MU, dan dengan kemuliaan serta keagungan Kanjeng Nabi Mahammad Sollallohu Alaihi WaSallam, dan dengan Barokahnya Ghoutsu Hadhaz Zaman wa A’wanihi serta segenap Auliya’ Kekasih-MU Yaa Alloh, Yaa Alloh Rodiyallohu Ta’ala Anhum BALLIGH JAMII’AL ALAMIIN NIDAA-ANAA HAADZAA WAJ’AL FIIHI TAKTSIIROM-BALIIGHOO 3X Sampaikanlah seruan kami ini kepada jami’al Alamin dan letakkanlah kesan yang sangat mendalam FAINNAKA ALAA KULLI SYAI-INGQODIIR WABIL IJABATI JADIIR 3X Filed under Umum Tagged Arab, Arti, Bacaan, Latin, Sholawat Wahidiyah √ Sholawat Wahidiyah Tulisan Arab, Latin, Terjemah & Keutamaan Bagi seorang Muslim bershawalat sudah menjadi sebagian kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Dalam keterangan lainnya menjelaskan, bahwa sholawat ini merupakan rangkaian redaksi sholawat Nabi SAW yang oleh Allah dikaruniai berbagai faedah berupa kejernihan hati dan ketentraman jiwa, meningkatkan daya ingat sadar atau ma’rifat kepada Allah dan RasulNya. Sholawat ini bisa diamalkan oleh siapa saja sama seperti sholawat-sholawat lainnya, tanpa syarat adanya silsilah atau sanad. Dalam pandangan sunnah, sholawat ini adalah sholawat yang dita’lif oleh Hadlratul Mukarrom Mbah Ma’ruf QS wa Ra pada tahun 1959, setelah beliau mendapatkan rukyah sholihah yang isinya mengangkat akhlak dan iman masyarakat agar kembali kepada ajaran Rasulullah SAW. Sholawat ini dan ajaran wahidiyah telah diijazahkan secara mutlak oleh Mualifnya, yakni Hadlratul Mukarrom Mbah Majid Ma’ruf Qs wa Ra, selaku pengasuh pondok pesantren Kedunglo, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kediri, Jawa TImur. Sholawat ini sendiri sudah mulai disiarkan pada awal tahun 1963M Buku Materi Up Grading Da’I Wahidiyah. Artinya Di hadiyahkan ke haribaan Junjungan kami Kanjeng Nabi Besar Muhammad Shollallohu alaihi Wasallam. Wa ilaa hadlroti ghoutsi haadaz-zaman waa’awaanihi wasaaairi auliyaaillaahi rodliyalloohu ta’aala anhum alfaatihah ! Alloohumma kamaa anta ahluh; sholli wasallim wabaarik alaasayyidinaa wamaulaanaa,wasyafii’inaa,wahabiibinaa,waqurroti a’yuninaa muhammadin shollalloohu’alaihi wasallama kamaa huwa ahluh; nas-alukalloohumma bihaqqihi an tughriqonaa fii lujjati bahril wahdah; hattaa laa naroo walaa nasma’a, walaa najida walaa nuhissa, walaa nataharroka walaa naskuna illaa bihaa; watarzuqonaa tamaama maghfirotika yaa alloh, watamaama ni’matika yaa alloh, watamaama ma’rifatika yaa alloh, watamaama mahabbatika yaa alloh, watamaama ridlwanika yaa alloh; washolli wasallim wabaarik alaihi wa’alaa aalihi washohbih. adadamaa ahaathobihii ilmuka waahshoohu kitaabuk; birohmatika yaa arhamar-roohimiin, walhamdu lillaahi robbil’aalamiin. Yaa ayyuhal-ghoutsu salaamullooh ” alaika robbinii bi-idznillaah wandhur ilayya sayyidii binadhroh ” muushilatil-lil-hadlrotil’aliyyah… 3X Artinya Duhai Ghoutsu Hadhaz Zaman, kepangkuan-Mu salam Alloh kuhaturkan Bimbing dan didiklah diriku dengan izin Alloh dan arahkan pancaran sinar Nadroh-MU kepadaku Duhai Yaa Sayyidii radiasi batin yang mewusulkan aku sadar kehadirat Maha Luhur Tuhanku Artinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq, duhai Kanjeng Nabi Kekasih Alloh ¨ Kepangkuan-Mu sholawat dan salam Alloh aku sanjungkan jalanku buntu, usahaku tak menentu buat kesejahteraan negriku cepat, cepat, cepat raihlah tanganku Yaa Sayyidii tolonglah diriku dan seluruh ummat ini. “Diam tidak membaca apa-apa, segenap perhatian lahir bathin, fikiran dan perasaan dipusatkan hanya kepada ALLOH! “Membaca surat al-fatihah 1 kali Kemudian berdo’a seperti di bawah ini dianjurkan mengangkat kedua tangan berdoa”; Artinya Sampaikanlah seruan kami ini kepada jami’al Alamin dan letakkanlah kesan yang sangat mendalam Bagi seseorang yang mengamalkan sholawat ini dan pada umumnya orang-orang yang beriman, selain memperhatikan anjuran-anjuran yang sudah ditentukan para tokoh ulama, disamping itu juga penting untuk menyadarkan diri bahwa membaca sholawat kepada Nabi SAW merupakan kewajiban dan keharusan budi nurani tiap-tiap kaum mukminin dan muslimin. Hal tersebut dikarenakan, pertama yaitu kita memang diperintahkan membaca sholawat kepada Nabi SAW seperti yang dijelaskan di dalam Al-Qur’an sebagai berikut Kedua, kaum mukminin dan muslimin semua memang berhutang budi kepada Rasulullah SAW yang telah mengajarkan banyak hal tentang agama Islam dan tidak terhitung banyak serta besarnya, dhohiron wa batinan syar’an wa haqiqotan. Dan untuk faedah dalam membaca sholawat kembali kepada yang membacanya, juga keluarganya, masyarakatnya dan bahkan makhluk-makhluk lain juga ikut merasakan manfaat serta barokah dalam bacaan sholawat tersebut, baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat. “ Barang siapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Allah membalas shalawat kepadanya sepuluh kali, dan barang siapa membaca shalawat kepadaku sepuluh kali maka Allah membalas shalawat kepadanya seratus kali dan barang siapa membaca shalawat kepadaku seratus kali, maka Allah menulis pada diantara kedua matanya “ bebas dari munafik dan bebas dari neraka” dan Allah menempatkannya besok pada hari kiamat bersama-sama para syuhada” HR Thobroni dari Anas Bin Malik Dan juga hadist yang memberi kecaman terhadap bacaan sholawat seperti berikut ini “ Barangsiapa mendengar aku disebut didekatnya dan tidak membaca shalawat kepadaku , maka dia itulah sebakhil-bakhilnya manusia “ HR Ibnu Abi A’shim dari Abu Dzarrin Al Ghifari Memperbanyak berdepe-depe taqorrub mendekatkan diri, bertaubat mohon ampunan kepada Alloh SWT. Karena sholawat ini sendiri memang dikhususkan untuk menjernihkan hati dan ma’rifat sadar kepada Allah wa Rosuulihi SAW. Artinya jangan sampai bermujahadah hanya karena di dorong oleh kepentingan-kepentingan tersebut, melainkan akan lebih baik jika dilakukan karena semata-mata diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT dengan ikhlas Lillah-tanpa pamrih dan dijiwai sadar Billah- “Laa Haula Walaa Quwwata Ilaa Billah”. Demikianlah unanat Mbah Yai Mu’allif QS wa RA pemberi ijazah sholawat ini. Siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam mujahadahnya pasti akan diberi kemudahan dan kemampuan oleh Allah SWT. Demikianlah sedikit pembahasan tentang sholawat wahidiyah, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian pada artikel di atas. Newsletter Want more stuff like this? Get the best viral stories straight into your inbox!
– Sholawat Wahidiyah memiliki faedah menjernihkan hati dan ma’rifat Billah Wa Rasulullah SAW. Sholawat ini bisa diamalkan oleh siapa saja, baik laki-laki, perempuan, tua atau muda. Sholawat in sendiri sudah diijazahkan secara mutlak oleh Mu’alifnya. Siapa saja dan dari manapun memperolehnya telah diberi izin dianjurkan agar disyiarkan kepada masyarakat luas dengan ikhlas dan bijaksana. Dalam bershalawat, kita bisa meraih manfaat yang terkandung di dalamnya. Selain itu juga, agar kita mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad karena itu, kita dianjurkan untuk selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW dengan istiqomah dan juga hati yang ikhlas. Berikut ini bacaan sholawat Wahidiyah lengkap dengan latin dan artinyaBacaan Sholawat Wahidiyah Aurod/Bilangan Mujahadah 40 Hariالى حضرة سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم الفاتحةILAA HADLROTI SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU’ALAIHI WASSALAM, ALFAATIHAH ! Artinya Dihadiahkan ke haribaan Junjungan kami Kanjeng Nabi Besar Muhammad Shalallahu alaihi Wasallam. Al-Fatihah! membaca Surat Fatihah 7xثم الى حضرة غوث هذا الزمان وأعوانه وسائر أوليآء الله رضىالله تعالى عنهم الفاتحةWA ILAA HADLROTI GHOUTSI HAADAZ-ZAMAN WAA’AWAANIHI WASAAAIRI AULIYAAILLAAHI RODLIYALLOOHU TA’AALA ANHUM ALFAATIHAH !Artinya Dan di hadiyahkan ke pangkuan Ghoutsi Hadhazzaman, Para Pembantu Beliau dan segenap Kekasih ALLAH, Rodiyallohu ta’alaa Anhum. Al-Fatihah ! membaca Surat Fatihah 7xاللهم يا واحد يا احد, يا واجد يا جواد, صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد, فى كل لمحة ونفس بعددمعلومات الله وفيوضاته وامدادهALLOOHUMMA YAA WAAHIDU YAA AHAD, YAA WAAJIDU YAA JAWAAD, SHOLLI WASALLIM WABAARIK ALAASAYYIDINAA MUHAMMADIW-WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. FII KULLI LAMHATIW WA NAFASIM BI’ADADI MA’LUMAATILLAAHI, WA FUYU DHOTIHI WA AMDAADIH. 100XArtinya Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap kedipnya mata dan naik turunnya napas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan كما انت اهله, صل وسلم وبارك على سيدنا ومولانا وشفيعنا وحبيبنا وقرة اعيننا محمد صلى الله عليه وسلم كما هو اهله, نسألك اللهم بحقه ان تغرقنا فى لجة بحر الوحدة, حتى لا نرى ولا نسمع ولا نجد ولا نحس ولا نتحرك ولا نسكن الا بها, وترزقنا تمام مغـفرتكياالله, وتمام نعمـتك ياالله, وتمام معـرفتك ياالله, وتمام محـبتك ياالله, وتمام رضوانك ياالله, وصل وسلم وبارك عليه وعلى آله وصحبه عدد ما احاط به علمك واحصاه كتابك, برحمتك يا ارحم الراحمين والحمد لله رب العالمينALLOOHUMMA KAMAA ANTA AHLUH; SHOLLI WASALLIM WABAARIK ALAASAYYIDINAA WAMAULAANAA,WASYAFII’INAA,WAHABIIBINAA,WAQURROTI A’YUNINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU’ALAIHI WASALLAMA KAMAA HUWA AHLUH; NAS-ALUKALLOOHUMMA BIHAQQIHI AN TUGHRIQONAA FII LUJJATI BAHRIL WAHDAH; HATTAA LAA NAROO WALAA NASMA’A, WALAA NAJIDA WALAA NUHISSA, WALAA NATAHARROKA WALAA NASKUNA ILLAA BIHAA; WATARZUQONAA TAMAAMA MAGHFIROTIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA NI’MATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA MA’RIFATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA MAHABBATIKA YAA ALLOH, WATAMAAMA RIDLWANIKA YAA ALLOH; WASHOLLI WASALLIM WABAARIK ALAIHI WA’ALAA AALIHI WASHOHBIH. ADADAMAA AHAATHOBIHII ILMUKA WAAHSHOOHU KITAABUK; BIROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIIN, WALHAMDU LILLAAHI ROBBIL’AALAMIIN.7XArtinya Yaa Alloh, sebagaimana keahlian ada pada-MU, limpahkanlah sholawat salam barokah atas Junjungan kami, Pemimpin kami, Pemberi Syafa’at kami, Kecintaan kami, dan Buah jantung hati kami Kamjeng Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi WaSallam yang sepadan dengan keahlian Beliau, kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, dengan hak kemuliaan Beliau, tenggelamkanlah kami didalam pusat dasar samudra ke-Esaan-MU sedemikian rupa sehingga tiada kami melihat dan mendengar, tiada kami menemukan dan merasa, dan tiada kami bergerak maupun berdiam, melainkan senantiasa merasa didalam samudra Tauhid-MU dan kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, limpahilah kami ampunan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ni’mat karunia-MU yang sempurna Yaa Alloh, sadar ma’rifat kepada-MU yang sempurna Yaa Alloh, cinta kepad-MU dan menjadi kecintaan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ridho kepada-MU dan memperoleh ridho-MU pula yang sempurna Yaa Alloh. Dan sekali lagi Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat salan dn barokah atas Beliau Kanjeng Nabi dan atas keluarga dan sahabat Beliau sebanyak bilangan segala yang diliputi oleh Ilmu-MU dan termuat di dalam Kitab-MU, dengan Rahmat-MU Yaa Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian شافع الخلق الصلاة والسلام عليك نور الخلق هادى الأنام واصـله وروحه ادركــنى فـقد ظلـمت ابدا وربـنى وليس لى ياسـيدى سـواكا فان ترد كنت شخصا هـالكاYAA SYAFI’AL-KHOLQISH-SHOLAATU WASSALAAM ” ALAIKA NUUROL KHOLQI HAADIYAL ANAAM WA ASHLAHUU WA RUUHAHU ADRIKNII ” FAQODH DHOLAMTU ABADAW-WAROBBINII WA LAISA LII YAA SAYYIDII SIWAAKA ” FA-IN TARUDDA KUNTU SYAKHSON HAALIKAA …….3xArtinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq Kepangkuan-MU sholawat dan salam kusanjungkan “Duhai Nur cahaya makhluq , pembimbing manusia” Duhai unsur dan jiwa makhluk, bimbing dan didiklah diriku “Maka sungguh aku manusia yang dholim selalu” tiada arti diriku tanpa engkau Duhai Yaa Sayyidii “jika engkau hindari aku akibat keterlaluan berlarut-larutku, pastilah ku kan hancur binasa.”يا سـيدى يا رسـول اللهYAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH !. 7xArtinya Duhai Pemimpinku, Duhai Utusan ايها الغـوث ســلام الله عـليك ربـــنى بإذن الله وانـظر الي سـيدى بنـظرة موصـلة للحضـرة العلـيةYAA AYYUHAL-GHOUTSU SALAAMULLOOH ” ALAIKA ROBBINII BI-IDZNILLAAH WANDHUR ILAYYA SAYYIDII BINADHROH ” MUUSHILATIL-LIL-HADLROTIL’ALIYYAH.. 3xArtinya Duhai Ghoutsu Hadhaz Zaman, kepangkuan-MU salam Alloh kuhaturkan “Bimbing dan didiklah diriku dengan izin Alloh” dan arahkan pancaran sinar Nadroh-MU kepadaku Duhai Yaa Sayyidii “Radiasi batin yang mewusulkan aku sadar kehadirat Maha Luhur Tuhanku.”ياشافع الخلـق حــبيب الله صـلاته عليك مع ســلامه ضلت وضلت حيلتى فى بلدتى خذ بيدى ياســيدى والأمةYAA SYAAFI’AL-KHOLQI HABIIBALLOOHI ” SHOLAATUHUU’ALAIKA MA’SALAAMIHII, DHOLLAT WA DHOLLAT HIILATII FII BALDATII ” KHUDZ BIYADII YAA SAYYIDII WAL UMMATII ……. 3xArtinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluk, duhai Kanjeng Nabi Kekasih Alloh “Kepangkuan-MU sholawat dan salam Alloh aku sanjungkan.” Jalanku buntu, usahaku tak menentu buat kesejahteraan negeriku. “Cepat, cepat, cepat raihlah tanganku Yaa Sayyidii tolonglah diriku dan seluruh ummat ini.”يا سـيدى يا رسـول اللهYAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH !.7xArtinya Duhai Pemimpinku, Duhai Utusan ربنا اللهم صل سلم علىمحمد شفيع الأمم والآل واجعل الأنام مسرعين بالواحدية لرب العالمين يا ربنا اغفر يسر افتح واهدنا قرب وألف بيننا يا ربناYAA ROBBANALLOOHUMMA SHOLLI SALLIMI ” ALAA MUHAMMADIN SYAFII’IL UMAMI, WAL-AALI WAJ-ALIL ANAAMA MUSRI’IIN” BIL-WAAHIDIYYATI LIROBBIL-AALAMIIN YAA ROBBANAGH-FIR YASSAIR IFTAH WAHDINAA “QORRIB WA-ALLIF BAINANAA YAA ROBBANAA.” 3xArtinya Yaa Tuhan kami Yaa Alloh, limpahkanlah Sholawat dan Salam “atas Kanjeng Nabi Muhammad pemberi Syafa’at ummat” Dan atas keluarga Beliau, dan jadikanlah ummat manusia cepat-cepat lari, “lari kembali mengabdikan diri dan sadar kepada Tuhan Semesta alam,” Yaa Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, permudahkanlah segala urusan kami, bukalah hati dan jalan kami, dan tunjukilah kami, pereratlah persaudaraan dan persatuan diantara kami, Yaa Tuhan بارك فيما خلقت وهذه البلدة ياالله وفى المجاهدة يااللهALLOOHUMMA BAARIK FIIMAA KHOLAQTA WAHAADZIHIL BALDAH YAA ALLOH, WA FII HAADZIHIL MUJAAHADAH YAA ALLOH ! 7XArtinya Yaa Alloh limpahkanlah berkah didalam segala makhluq yang engkau ciptakan, dan didalam negri ini Yaa Alloh, dan didalam mujahadah ini Yaa AllohISTIGHROOQ! Diam tidak membaca apa-apa, segenap perhatian lahir bathin, pikiran dan perasaan dipusatkan hanya kepada Allab! Tidak ada acara selain Allah.AL-FATIHAH ! 1X Kemudian berdo’a seperti di bawah ini ;ثم الإستغراق ساعة بقدر الطاقة وقراءة الفاتحة مرة ثم الدعاء بسم الله الرحمن الرحيم اللهم بحق اسمك الأعظم وبجاه سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم وببركة غوث هذا الزمان واعوانه وسائر أوليآئك ياالله, ياالله, ياالله رضى الله تعالى عنهمBISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM, ALLOOHUMMA BIHAQQISMIKAL A’DHOM WABIJAAHI SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOHU ALAIHI WASALLAM WABIBARAKATI GHOUTSI HADZAZ-ZAMAAN WA A’WAANIHI WA SAAIRI AULIYAAIKA YAA ALLOH, YAA ALLOH, YAA ALLOH, RODLIYALLOOHU TA’AALA’ANHUM. 3X Artinya Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yaa Alloh, dengan hak kebesaran Asma-MU, dan dengan kemuliaan serta keagungan Kanjeng Nabi Mahammad Sollallohu Alaihi WaSallam, dan dengan Barokahnya Ghoutsu Hadhaz Zaman wa A’wanihi serta segenap Auliya’ Kekasih-MU Yaa Alloh, Yaa Alloh Rodiyallohu Ta’ala جميع العالمين ندآءنا هذا واجعل فيه تأثيرا بليغاBALLIGH JAMII’AL ALAMIIN NIDAA-ANAA HAADZAA WAJ’AL FIIHI TAKTSIIROM-BALIIGHOO. 3X Artinya Sampaikanlah seruan kami ini kepada jami’al Alamin dan letakkanlah kesan yang sangat mendalamفانك على كل شئ قدير وبالإجابة جديرFAINNAKA ALAA KULLI SYAI-INGQODIIR WABIL IJABATI JADIIR. 3X Artinya Maka sesungguhnya engkau Maha Kuasa berbuat segala sesuatu dan Maha Ahli memberi ijabahففروا الى اللFAFIRRUU ILALLOOH . 7XArtinya Larilah kembali kepada Alloh !وقل جاء الحق وزهق الباطل ان الباطل كان زهوقاWAQUL JAA-ALHAQQUWAZAHAQOL BAATHIL INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQOO 3XArtinya Dan katakanlah wahai Muhammad perkara yang hak telah datang dan musnahlah perkara yang batal, sesungguhnya perkara yang batal itu pasti musnah. Al-Fatihah membaca surat Al-Fatihah satu kali Setelah itu bacakan Surat Al-fatihah Satu kaliDemikianlah bacaan Sholawat Wahidiyah lengkap beserta teks latin dan artinya. Semoga dapat terbantu dengan teks latin dan arti tersebut.
- Sholawat adalah bacaan doa yang bermakna permohonan kepada Allah agar memberikan rahmat untuk Nabi Muhammad, sebagai bentuk penghormatan. Sementara Talbiyah adalah sebuah kalimat yang diucapkan jamaah haji sejak berniat. Kalimat Talbiyah yaitu Labbaik Allahumma Labbaik. Dalam buku Fiqih Lima Madzhab, pembacaan kalimat talbiyah dan sholawat dilakukan sejak berniat ibadah haji ihram dan disunnahkan untuk terus membacanya sampai melempar jumrah Aqabah. Berikut tulisan kalimat Talbiyah, Sholawat, dan doa selengkapnya. Sholawat Talbiyah لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ Labbaik allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik, innal hamda wan nimata laka wal mulk, la syarika lak. Artinya, “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segala kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.” Sholawat Setelah membaca bacaan Talbiyah dilanjutnya dengan membaca sholawat. اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد Allahumma shalli wa sallim ala sayyidina Muhammadin wa ala ali sayyidina Muhammadin. Artinya, “Ya Allah berilah kesejahteraan dan keselamatan atas Junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya”. Doa Setelah membaca Sholawat, kemudian membaca doa sebagai penutup sholawat. اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَ نَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلٰاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. Allahumma inna nas’aluka ridhaka wal Jannah, wa naudzu bika min sakhatika wan nar. Rabbana atina fid duniya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaban nar. Artinya, “Ya Allah sungguh kami memohon ridha dan surga-Mu. Kami berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu. Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.”
Sholawat Wahidiyah – Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahi Alhamdulillah La haula wala quata illa shali’ala sayyidina Muhammadin Shalallahu’alaihi wa salam wa ala ali sayyidina Muhammadin Shalallahu’alaihi wa salam wa umatihi seorang Muslim bershawalat sudah menjadi sebagian kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bershalawat kita bisa meraih manfaat yang terkandung di dalam, selain itu juga agar kelak bisa mendapatkan syafaat dari baginda Nabi Muhammad tentunya bukan hanya bagi seorang Muslim sajalah yang dianjurkan untuk bershalawat, bahkan Allah SWT dan para Malaikatnya pun ikut bershalawat kepada Rasulullah SAW. Seperti yang sudah dijalaskan dalam sebuah dalil sebagai berikut ;اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” 56Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk selalu bershalawat kepada Nabi SAW dengan istiqomah dan juga dengan hati yang Sholawat Wahidiyah2 Bacaan Sholawat Wahidiyah Arab, Latin Dan Terjemahannya3 Keutamaan Sholawat Wahidiyah Dan Cara Keutamaan Cara Mengamalkan 4 TerkaitDalam beberapa sumber menjelaskan dalam artian umum, bahwa sholawat ini adalah rangkaian doa-doa sholawat Nabi seperti yang tertulis dalam lembaran sholawat wahidiyah, termasuk kaifiyah cara dan adab/tatakrama dalam keterangan lainnya menjelaskan, bahwa sholawat ini merupakan rangkaian redaksi sholawat Nabi SAW yang oleh Allah dikaruniai berbagai faedah berupa kejernihan hati dan ketentraman jiwa, meningkatkan daya ingat sadar atau ma’rifat kepada Allah dan juga sholawat ini adalah seluruh rangkaian doa-doa sholawat yang tertulis dalam lembaran sholawat ini, segala kandungan yang terdapat di dalamnya dan cara pengamalannya, termasuk bacaan surat ini berfungsi sebagai thoriqoh dalam artian “Jalan” meuju sadar kepada Allah SWT, tidak termasuk ke dalam kategori jamiyah thoriqoh. Dan memiliki manfaat untuk menjernihkan hati bagi yang membacanya dan ma’rifat sadar kepada Allah SWT dan ini sendiri memiliki kandungan makna yang berupa suatu sistem bimbingan praktis dalam meraih Iman, Islam, dan Ihsan yang kemudian disebut dengan Ajaran ini bisa diamalkan oleh siapa saja sama seperti sholawat-sholawat lainnya, tanpa syarat adanya silsilah atau sanad. Karena sanad dari segala sholawat adalah shohibus sholawat itu sendiri yaitu Rasulullah pandangan sunnah, sholawat ini adalah sholawat yang dita’lif oleh Hadlratul Mukarrom Mbah Ma’ruf QS wa Ra pada tahun 1959, setelah beliau mendapatkan rukyah sholihah yang isinya mengangkat akhlak dan iman masyarakat agar kembali kepada ajaran Rasulullah ini dan ajaran wahidiyah telah diijazahkan secara mutlak oleh Mualifnya, yakni Hadlratul Mukarrom Mbah Majid Ma’ruf Qs wa Ra, selaku pengasuh pondok pesantren Kedunglo, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kediri, Jawa ini sendiri sudah mulai disiarkan pada awal tahun 1963M Buku Materi Up Grading Da’I Wahidiyah.Wahidiyah Sebagai Sholawat dan AjaranWahidiyah Sebagai SholawatPara masyarakat atau pengikut wahidiyah memiliki pandangan bahwa sholawat ini adalah sebagai tharekat lebih-lebih jika bershalawat yang disertai dengan adab yang tepat, lalu menghormati yang semestinya dan juga mahabbah kepada Rasulullah SAW, merupakan bagian penting dalam tharekat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT yang telah disusun oleh para Ghauts pada setiap Sholawat Wahidiyah Arab, Latin Dan TerjemahannyaBerikut bacaan lembaran sholawat wahidiyah beserta artinyaAUROD/BILANGAN MUJAHADAH 40 HARIإِلىَ حَضْرَةِ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلىَ الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ ألْفَاتِحَةْIlaa hadlroti sayyidinaa muhammadin shollalloohu’alaihi wassalam, alfaatihah ! membaca surat al-fatihah 7xArtinya Di hadiyahkan ke haribaan Junjungan kami Kanjeng Nabi Besar Muhammad Shollallohu alaihi Wasallam. حَضْرَةِ غَوْثِ هَذَاالزَّمَانِ وَسَآئِرِ أَوْلِيَآءِ اللهِ رَضِيَ الله ُتَعَالىَ عَنْهُمْ ألْفَاتِحَةْWa ilaa hadlroti ghoutsi haadaz-zaman waa’awaanihi wasaaairi auliyaaillaahi rodliyalloohu ta’aala anhum alfaatihah ! membaca surat al-fatihah 7xArtinya Dan di hadiyahkan ke pangkuan Ghoutsi Hadhazzaman, Para Pembantu Beliau dan segenap Kekasih ALLAH, Rodiyallohu ta’alaa Anhum. Al-Fatihah !أَللّهُمَّ يَاوَاحِدُ يَاأَحَدْ، يَاوَاجِدُ يَاجَوَادْ، صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَـيِّدِنَا محَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا محمّدْ، فيِ كُلِّ لَمْحَةٍ وَّنَفَسٍ بِّعَدَدِ مَعْلُوْمَاتِ اللهِ وَفُيُوْضَاتِهِ وَأَمْدَادِهِAlloohumma yaa waahidu yaa ahad, yaa waajidu yaa jawaad, sholli wasallim wabaarik alaasayyidinaa muhammadiw-wa’alaa aali sayyidinaa muhammad. Fii kulli lamhatiw wa nafasim bi’adadi ma’lumaatillaahi, wa fuyu dhotihi wa amdaadih. 100xArtinya Yaa Alloh, Yaa Tuhan Maha Esa, Yaa Tuhan Maha Satu, Yaa Tuhan Maha Menemukan, Yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat salam barokah atas junjungan kami Kanjeng Nabi Muhammad dan atas keluarga Kanjeng Nabi Muhammad pada setiap kedipnya mata dan naik turunnya napas sebanyak bilangan segala yang Alloh Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian dan kelestarian pemeliharaan كَمَا أَنْتَ أهْلُهْ، صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَـيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا وَشَفِيْعِنَا وَحَبِيْـبِنَا وَقُرَّةِ أَعْيُنِنَا محَمَّدٍ صَلىَّ الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَ هُوَ أَهْلُهْ، نَسْأَلُكَ اللّهُمَّ بِحَقِّهِ أَنْ تُغْرِقَنَا فىِلُجَّةِ بَحْرِ اْلوَحْدَةْ، حَتىَّ لاَنَرَى وَلاَنَسْمَعَ وَلاَنَجِدَ وَلاَنُحِسَ وَلاَنَتَحَرَكَ وَلاَنَسْكُنَ إِلاَّ بِهَا، وَتَرْزُقَنَا تَمَامَ مَغْفِرَتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ نِعْمَتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ مَعْرِفَتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ مَحَبَّتِكَ يَآأَلله وَتمَاَمَ رِضْوَانِكَ يَآأَلله، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِه وَصَحْبِهْ، عَدَدَمَآ أَحَاطَ بِهِ عِلْمُكَ وَأَحْصَاهُ كِتَابُكَ بِرَحمْتِكَ بَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَAlloohumma kamaa anta ahluh; sholli wasallim wabaarik alaasayyidinaa wamaulaanaa,wasyafii’inaa,wahabiibinaa,waqurroti a’yuninaa muhammadin shollalloohu’alaihi wasallama kamaa huwa ahluh; nas-alukalloohumma bihaqqihi an tughriqonaa fii lujjati bahril wahdah; hattaa laa naroo walaa nasma’a, walaa najida walaa nuhissa, walaa nataharroka walaa naskuna illaa bihaa; watarzuqonaa tamaama maghfirotika yaa alloh, watamaama ni’matika yaa alloh, watamaama ma’rifatika yaa alloh, watamaama mahabbatika yaa alloh, watamaama ridlwanika yaa alloh; washolli wasallim wabaarik alaihi wa’alaa aalihi washohbih. adadamaa ahaathobihii ilmuka waahshoohu kitaabuk; birohmatika yaa arhamar-roohimiin, walhamdu lillaahi robbil’aalamiin. 7xArtinya Yaa Alloh, sebagaimana keahlian ada pada-MU, limpahkanlah sholawat salam barokah atas Junjungan kami, Pemimpin kami, Pemberi Syafa’at kami, Kecintaan kami, dan Buah jantung hati kami Kamjeng Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi WaSallam yang sepadan dengan keahlian Beliau, kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, dengan hak kemuliaan Beliau, tenggelamkanlah kami didalam pusat dasar samudra ke-Esaan-MU sedemikian rupa sehingga tiada kami melihat dan mendengar, tiada kami menemukan dan merasa, dan tiada kami bergerak maupun berdiam, melainkan senantiasa merasa didalam samudra Tauhid-MU dan kami bermohon kepada-MU Yaa Alloh, limpahilah kami ampunan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ni’mat karunia-MU yang sempurna Yaa Alloh, sadar ma’rifat kepada-MU yang sempurna Yaa Alloh, cinta kepad-MU dan menjadi kecintaan-MU yang sempurna Yaa Alloh, ridho kepada-MU dan memperoleh ridho-MU pula yang sempurna Yaa Alloh. Dan sekali lagi Yaa Alloh, limpahkanlah sholawat salan dn barokah atas Beliau Kanjeng Nabi dan atas keluarga dan sahabat Beliau sebanyak bilangan segala yang diliputi oleh Ilmu-MU dan termuat di dalam Kitab-MU, dengan Rahmat-MU Yaa Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian اْلخَلْقِ الصَّلاَةُ وَالسَّـلاَمُ عَلَيْـكَ نُوْرَالْخَلْقِ هَـادِيَ اْلأَنَمُوَأَصْــلَهُ وَرُحَـهُ أَدْرِكْـنِى فَقَـدْ ظَلَمْـتُ أَبَـدًا وَّرَبِّـنِىوَلَيْـسَ لِى يَاسَـيِّدِى سِوَاكَا فَإِنْ تَرُدَّ كُنْـتُ شَخْصًا هَالِكَاYaa syafi’al-kholqish-sholaatu wassalaam ” alaika nuurol kholqi haadiyal anaam wa ashlahuu wa ruuhahu adriknii ” faqodh dholamtu abadaw-warobbinii wa laisa lii yaa sayyidii siwaaka ” fa-in tarudda kuntu syakhson haalikaa …3xArtinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq Kepangkuan-MU sholawat dan salam kusanjungkan Duhai Nur cahaya makhluq, pembimbing manusia Duhai unsur dan jiwa makhluq, bimbing dan didiklah diriku Maka sungguh aku manusia yang dholim selalu tiada arti diriku tanpa engkau Duhai Yaa Sayyidii jika engkau hindari aku akibat keterlaluan berlarut-larutku, pastilah ku kan hancur اللهْYAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH … 7xArtinya Duhai Pemimpinku, Duhai Utusan Allohيَآأَيُّـهَااْلغَـوْثُ سَـلاَمُ اللهِ عَلَيْـكَ رَبِّــنىِ بِإِذْنِ اللهِوَانْظُرْ إِلَيَّ سَـيِّدِى بِنَـظْرَةِ مُوْصِـلَةٍ لِّلْحَضْـرَةِ اْلعَلِـيَّةِYaa ayyuhal-ghoutsu salaamullooh ” alaika robbinii bi-idznillaah wandhur ilayya sayyidii binadhroh ” muushilatil-lil-hadlrotil’aliyyah… 3XArtinya Duhai Ghoutsu Hadhaz Zaman, kepangkuan-Mu salam Alloh kuhaturkan Bimbing dan didiklah diriku dengan izin Alloh dan arahkan pancaran sinar Nadroh-MU kepadaku Duhai Yaa Sayyidii radiasi batin yang mewusulkan aku sadar kehadirat Maha Luhur Tuhankuيَآشَافِـعَ اْلخَلْـقِ حَبِيْـبَ اللهِ صَلاَتُـهُ عَلَيْـكَ مَعْ سَـلاَمِهِضَلَّتْ وَضَلَّتْ حِيْلَتىِ فىِ بَلْدَتِى خُذْ بِـيَدِىْ يَاسَـيِّدِىْ وَاْلأُمَّةِYaa syaafi’al-kholqi habiiballoohi ” sholaatuhuu’alaika ma’salaamihii, dhollat wa dhollat hiilatii fii baldatii ” khudz biyadii yaa sayyidii wal ummatii …. 3xArtinya Duhai Kanjeng Nabi pemberi Syafa’at makhluq, duhai Kanjeng Nabi Kekasih Alloh ¨ Kepangkuan-Mu sholawat dan salam Alloh aku sanjungkan jalanku buntu, usahaku tak menentu buat kesejahteraan negriku cepat, cepat, cepat raihlah tanganku Yaa Sayyidii tolonglah diriku dan seluruh ummat سَـيِّدِىْ يَارَسُـوْلَ اللهْYAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH … 7xArtinya Duhai Pemimpinku, Duhai Utusan اللّـهُمَّ صَـلِّ سَـلِّمِ عَلىَ محَـمَّدٍ شَفِيْـعِ اْلأُمَـمِوَاْلآلِ وِاجْعَلِ اْلأَنَامَ مُسْرِعِيْن بِالْوَاحِـدِيَّةِ لِرَبِّ اْلعَـالَمِيْنيَآرَبَّنَا اغْفِرْ يَسِّرِافْتَحْ وَاهْـدِنَا قَـرِّبْ وَأَلِّفْ بَيْـنَنَا يَارَبَّنَـاYaa robbanalloohumma sholli sallimi ” alaa muhammadin syafii’il umami, wal-aali waj-alil anaama musri’iin ” bil-waahidiyyati lirobbil-aalamiin yaa robbanagh-fir yassair iftah wahdinaa ” qorrib wa-allif bainanaa yaa robbanaa… 3XArtinya Yaa Tuhan kami Yaa Alloh, limpahkanlah Sholawat dan Salam atas Kanjeng Nabi Muhammad pemberi Syafa’at ummat dan atas keluarga Beliau, dan jadikanlah umat manusia cepat-cepat lari, lari kembali mengabdikan diri dan sadar kepada Tuhan Semesta alam, Yaa Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, permudahkanlah segala urusan kami, bukalah hati dan jalan kami, dan tunjukilah kami , pereratlah persaudaraan dan persatuan diantara kami, Yaa Tuhan بَارِكْ فِيْمَا خَـلَقْتَ وَهـذِهِ اْلبَلْـدَةْ يَآأَلله، وَفىِ هذِهِ اْلمجُاَهَدَةْ يَآأَللهْAlloohumma baarik fiimaa kholaqta wahaadzihil baldah yaa alloh, wa fii haadzihil mujaahadah yaa alloh … 7xArtinya Yaa Alloh limpahkanlah berkah didalam segala makhluq yang engkau ciptakan, dan didalam negri ini Yaa Alloh, dan didalam mujahadah ini Yaa AllohISTIGHROOQ !“Diam tidak membaca apa-apa, segenap perhatian lahir bathin, fikiran dan perasaan dipusatkan hanya kepada ALLOH! Tidak ada selain ALLOH”.ALFAATIHAH ! 1x“Membaca surat al-fatihah 1 kali Kemudian berdo’a seperti di bawah ini dianjurkan mengangkat kedua tangan berdoa”;بِسْـمِ اللهِ الرَّحمْنِ الرّحِيْمِ أللّهُمَّ بِحَقِّ إسْمِكَ اْلأَعْظَمْ، وَبِجَاهِ سَـيِّدِنَا محمّدٍ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ وَبِبَرَكَةِ غَوْثِ هَذَاالزَّمَانِ وَأَعْوَانِهِ وَسَآئِرِ أَوْلِيَآئِكَ يَآأَلله، يَآألله، يَآألله رَضِيَ اللهُ تَعَلَى عَنْهُمْBismillaahir rohmaanir rohiim, alloohumma bihaqqismikal a’dhom wabijaahi sayyidinaa muhammadin shollallohu alaihi wasallam wabibarakati ghoutsi hadzaz-zamaan wa a’waanihi wa saairi auliyaaika yaa alloh, yaa alloh, yaa alloh, rodliyalloohu ta’aala’anhum …. 3xArtinya Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yaa Alloh, dengan hak kebesaran Asma-MU, dan dengan kemuliaan serta keagungan Kanjeng Nabi Mahammad Sollallohu Alaihi WaSallam, dan dengan Barokahnya Ghoutsu Hadhaz Zaman wa A’wanihi serta segenap Auliya’ Kekasih-MU Yaa Alloh, Yaa Alloh Rodiyallohu Ta’ala جَمِيْعَ اْلعَالَمِيْنَ نِدَآءَنَا هَذَا وَاجْعَلْ فِيْهِ تَأْثِيْرًا بَلِيْغاًBalligh jamii’al alamiin nidaa-anaa haadzaa waj’al fiihi taktsiirom-baliighoo … 3XArtinya Sampaikanlah seruan kami ini kepada jami’al Alamin dan letakkanlah kesan yang sangat mendalamفَإِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَبِاْلإِجَابَةِ جَدِيْرٌFainnaka alaa kulli syai-ingqodiir wabil ijabati jadiir … 3XArtinya Maka sesungguhnya engkau Maha Kuasa berbuat segala sesuatu dan Maha Ahli memberi ILALLOOH 7xArtinya Larilah kembali kepada جَآءَ اْلحَقُّ وَزَهَقَ اْلبَاطِلْط إِنَّ اْلبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقاًWaqul jaa-alhaqquwazahaqol baathil innal baathila kaana zahuuqoo …. 3xArtinya Dan katakanlah wahai Muhammad perkara yang hak telah datang dan musnahlah perkara yang batal, sesungguhnya perkara yang batal itu pasti !“Membaca surat Al-Fatihah 1x.”Keterangan tambahan“FAFIRRUU ILALLOH dan WAQUL JAA-ALHAQQU” dibaca oleh imam dan ma’mum secara bersamaan. Maknanya “Larilah kembali kepada Alloh Dan semoga akhlak batal yang rusak dan merusakkan segera diganti oleh Alloh dengan akhlaq yang baik dan yang menguntungkan”.Kedua hal tersebut ditujukan kepada seluruh makhluk hidup, baik itu manusia, jin, dan seluruh dunia, terutama kepada diri pribadi si pembaca itu Sholawat Wahidiyah Dan Cara MengamalkannyaBagi seseorang yang mengamalkan sholawat ini dan pada umumnya orang-orang yang beriman, selain memperhatikan anjuran-anjuran yang sudah ditentukan para tokoh ulama, disamping itu juga penting untuk menyadarkan diri bahwa membaca sholawat kepada Nabi SAW merupakan kewajiban dan keharusan budi nurani tiap-tiap kaum mukminin dan tersebut dikarenakan, pertama yaitu kita memang diperintahkan membaca sholawat kepada Nabi SAW seperti yang dijelaskan di dalam Al-Qur’an sebagai berikutاِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” 56Kedua, kaum mukminin dan muslimin semua memang berhutang budi kepada Rasulullah SAW yang telah mengajarkan banyak hal tentang agama Islam dan tidak terhitung banyak serta besarnya, dhohiron wa batinan syar’an wa untuk faedah dalam membaca sholawat kembali kepada yang membacanya, juga keluarganya, masyarakatnya dan bahkan makhluk-makhluk lain juga ikut merasakan manfaat serta barokah dalam bacaan sholawat tersebut, baik untuk kepentingan dunia maupun banyak dalil atau hadist Nabi SAW yang menjelaskan tentang fadilah keutamaan dan manfaat membaca sholawat, dan juga hadist yang member peringatan atau ancaman terhadap mereka yang kurang perhatian terhadap bacaan dalam salah satu contoh hadist sebagai berikut “ Barang siapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Allah membalas shalawat kepadanya sepuluh kali, dan barang siapa membaca shalawat kepadaku sepuluh kali maka Allah membalas shalawat kepadanya seratus kali dan barang siapa membaca shalawat kepadaku seratus kali, maka Allah menulis pada diantara kedua matanya “ bebas dari munafik dan bebas dari neraka” dan Allah menempatkannya besok pada hari kiamat bersama-sama para syuhada” HR Thobroni dari Anas Bin Malik Dan juga hadist yang memberi kecaman terhadap bacaan sholawat seperti berikut ini “ Barangsiapa mendengar aku disebut didekatnya dan tidak membaca shalawat kepadaku , maka dia itulah sebakhil-bakhilnya manusia “ HR Ibnu Abi A’shim dari Abu Dzarrin Al GhifariKeutamaan Dan berikut inilah beberapa keutamaan dalam sholawat wahidiyahMemperbanyak berdepe-depe taqorrub mendekatkan diri, bertaubat mohon ampunan kepada Alloh membaca sholawat kepada Nabi tasyafu’an, memohon syafa’at kepada Rosululloh bantuan moril, memohon do’a restu, memohon barokah, karomah, nadhroh Ghoutsu Hadzaz Zaman dan para Auliya’ kekasih Alloh SWT Rodhiyalloohu Ta’ala Anhum, agar beliau-beliau berkenan membantu permohonan kita kepada Alloh beberapa sumber, keempat hal di atas juga bisa disebut sebagai kegiatan jalan pintas untuk menunjang berhasilnya operasi mental membersihkan dan menjernihkan hati, atau singkatnya untuk memperoleh kejernihan hati untuk menuju sadar ma’rifat kepada Allah sholawat ini sendiri memang dikhususkan untuk menjernihkan hati dan ma’rifat sadar kepada Allah wa Rosuulihi Mengamalkan Menurut cara-cara yang telah dituntunkan secara umum dalam mengamalkan sholawat ini disebut dengan Mujahadah Wahidiyah atau disingkat jadi Mujahadah bersungguh-sungguh.Mengamalkan sholawat ini dengan cara bermujahadah insyaAllah sudah tercakup keempat keutamaan yang sudah disebutkan di yang sudah membenarkan tentang kenyataan dalam mempraktekkannya, memperoleh banyak manfaat seperti kejernihan hati, ketenangan batin dan ketentraman membuat hati menjadi lebih banyak dalam mengingat Allah SWT, dan lebih banyak dzikrulloh disamping ingat kepada Rosulullah SAW sebagai pemimpin dan panutan kita ini dikaruniai dengan banyak sekali manfaat dan kegunaan untuk segala macam kepentingan dunia dan akhiran, kebutuhan jasmani dan rohani, dan bahkan kepentingan yang bersifat materil maupun tetapi jangan sampai disalahgunakan. Artinya jangan sampai bermujahadah hanya karena di dorong oleh kepentingan-kepentingan tersebut, melainkan akan lebih baik jika dilakukan karena semata-mata diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT dengan ikhlas Lillah-tanpa pamrih dan dijiwai sadar Billah- “Laa Haula Walaa Quwwata Ilaa Billah”. Demikianlah unanat Mbah Yai Mu’allif QS wa RA pemberi ijazah sholawat saja yang bersungguh-sungguh dalam mujahadahnya pasti akan diberi kemudahan dan kemampuan oleh Allah SWT. Seperti yang dijelaskan dalam Firman Allah SWT yang artinya “Dan mereka orang-orang yang bersungguh-sungguh di dalam menuju kepada KAMI, sungguh mereka akan KAMI tunjukkan kepada berbagai jalan KAMI. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik” 29 – Al-Ankabut 69.“Jaahadu bersungguh-sungguh, di dalam Wahidiyah disebut mujahadah”.PenutupDemikianlah sedikit pembahasan tentang sholawat wahidiyah, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian pada artikel di bermanfaat.
AJARAN WAHIDIYAH adalah bimbingan praktis lahiriyah dan batiniyah, berpedoman kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits dalam melaksanakan tuntunan Rosululloh. Meliputi bidang iman, bidang islam dan bidang ihsan. Mencakup segi syari’ah, segi haqiqah dan segi akhlaq. Di samping mengamalkan Sholawat Wahidiyah ini, supaya melatih hati menerapkan Ajaran Wahidiyah yang rumusannya adalah “LILLAH BILLAH”, “LIRROSUL BIRROSUL” dan berusaha melaksanakan ”YUKTII KULLA DZII HAQQIN HAQQOH” dengan prinsip “TAQDIIMUL AHAM FAL AHAM TSUMMAL ANFA’ FAL ANFA’ “. LILLAH Segala amal perbuatan apa saja, baik yang berhubungan langsung dengan Alloh dan Rosul-NYA, maupun yang berhubungan dengan masyarakat, dengan makhluq pada umumnya, baik yang bersifat wajib, yang sunah atau yang mubah wenang, asal bukan perbuatan yang merugikan / bukan perbuatan yang tidak diridloi Alloh, dalam pelaksanaannya supaya meneguhkan niat dan tujuan mengabdikan diri kepada Alloh Tuhan Yang Mahaesa dengan ikhlas tanpa pamrih ! LILLAAHI TA’AALA ”LAA ILAAHA ILLALLOOH” Tiada Tuhan selain kepada Alloh . Tiada AKU menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-KU Adz-Dzaa-riyat 56. BILLAH Billah artinya menyadari dan merasa senantiasa kapanpun dan di manapun berada, bahwa segala sesuatu termasuk gerak-gerik dirinya lahir batin adalah ALLOH TUHAN MAHA PENCIPTA yang menciptakan dan menitahkannya. Jangan sekali-kali merasa, lebih-lebih mengaku diri kita memiliki kekuatan dan kemampuan “LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH” Tiada daya dan kekuatan melainkan atas kehendak Alloh Billah. LIRROSUL Di samping menerapkan Lillah seperti di atas, dalam segala tindakan dan perbuatan apa saja, asal bukan perbuatan yang Allah larang dan bukan perbuatan yang merugikan supaya juga menyertakan niat mengikuti jejak tuntunan Rosululloh . “YAA AYYUHAL-LADZIINA AAMANUU ATHII’ULLOHA WA-ATHII’URROSUULA WALAA TUBTHILUU A’MAALA-KUM”. QS. Muhammad, 33 Hai orang-orang yang beriman BILLAH, taatlah kepada Alloh LILLAH dan taatlah kepada Rosul LIRROSUL, dan janganlah merusak amal-amalmu. BIRROSUL Selain sadar Billah seperti di atas, supaya juga menyadari dan merasa bahwa segala sesuatu termasuk gerak gerik dirinya lahir batin adalah karena syafa’at dan jasa Rosululloh. “WAMAA ARSALNAAKA ILLAA ROHMATAL LIL AALAMIIN”. QS. Al-Anbiyaa, 107 Dan tiadalah AKU mengutus Engkau Muhammad melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam Penerapan LILLAH BILLAH dan LIRROSUL BIRROSUL seperti di atas adalah merupakan realisasi dalam praktek hati dari dua kalimat syahadat “ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR-ROSUULULLOH”. YUKTI KULLA DZII HAQQIN HAQQOH Mengisi dan memenuhi segala bidang kewajiban, melaksanakan kewajiban tanpa menuntut hak. Baik kewajiban-kewajiban terhadap Alloh wa Rosuululihi maupun kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan masyarakat di segala bidang dan terhadap makhluq pada umumnya. TAQDIIMUL AHAM FAL AHAM TSUMMAL ANFA’ FAL ANFA’ Di dalam melaksanakan kewajiban – kewajiban tersebut supaya mendahulukan yang lebih penting AHAMMU. Jika sama-sama pentingnya, supaya memilih yang lebih besar manfaatnya ANFA’U. Hal-hal yang berhubungan kepada Alloh wa Rosuululihi terutama yang wajib, pada umumnya harus dipandang “AHAMMU” lebih penting. Dan hal-hal yang manfaatnya dirasakan juga oleh orang lain atau umat dan masyarakat pada umumnya harus dipandang ANFA’U lebih bermanfaat.
Pengertian Sholawat Wahidiyah – Sholawat Wahidiyah merupakan Sholawat Ghoiru Maksurah sebagaimana Sholawat pada umumnya yang mempunyai fungsi dan manfaat di dalam sholawat tersebut. Dalam kesempatan kali ini menyampaikan Pengertian Sholawat Wahidiyah secara lengkap dan jelas. Sholawat Wahidiyah sudah tidak asing bagi kita ummat manusia dimanapun berada khususnya yang berada di Negara Indonesia, bahwa Pengertian Sholawat wahidiyah sebagaimana Sholawat pada umumnya. Pengertian Sholawat Wahidiyah Lengkap Dalam penjelasana singkat tentang Wahidiyah yang meliputi Sholawat Wahidiyah, Mujahadah Wahidiyah, Ajaran Wahidiyah dan Penyiar Sholawat Wahidiyah PSW yang telah diterbitkan Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah untuk disampaikan kepada para Pengurus disemua tingkatan dan ditersukan kepada masyarakat umum dan juga pemerintah berkaitan adanya Virus Covid-19 / Virus Corona yang berada di Dunia bahwa Pengertian Wahidiyah adalah SHOLAWAT WAHIDIYAH a. Sholawat Wahidiyah adalah rangkaian do’a Sholawat Nabi Shollallohu alaihi wasallam, sebagaimana tertulis di dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah, termasuk tatacara dan adab pengamalannya; b. Sholawat Wahidiyah sebagaimana sholawat-sholawat yang lain, diamalkan berdasarkan firman Alloh Subhanahu Wata’ala dalam Surat Al-Ahzab, 56 yang artinya “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”, dan hadits-hadits Nabi Shollallohu alaihi wasallam yang menjelaskan tentang sholawat, c. Sholawat Wahidiyah; Alhamdulillah, bifadl-lillah warahmatihi, pengamalnya banyak dikaruniai berbagai manafaat dan faedah; antara lain dan terutama berupa kejernihan hati, ketenangan batin, ketenteraman jiwa, peningkatan daya ingat, kesadaran, lebih mengenal ma’rifat dan pendekatan diri kepada ALLOH WA ROSULIHI Shollallohu alaihi wasallam, disamping manfaat lainnya, lahiriyah dan batiniyah, duniawi dan ukhrowi; d. Sholawat Wahidiyah tidak termasuk dalam kategori jamiyah thoriqoh, tetapi berfungsi sebagai thoriqoh dalam arti “JALAN” menuju sadar kepada Alloh wa Rosuulihi Shollallohu alaihi wasallam, dan boleh diamalkan oleh siapa saja tanpa disyaratkan adanya sanad atau silsilah sebagaimana yang berlaku dalam amaliah thoriqoh; karena seluruh sholawat, sanadnya adalah Shohibush sholawat sendiri, yaitu Rosululloh, Shollallohu alaihi wasallam, akan tetapi supaya diusahakan dengan adab tatakrama hudlur dan yakin kepada Alloh Subhanahu Wata’ala, mahabbah dan ta’dhim kepada Rosululloh Shollallohu alaihi wasallam. e. Sholawat Wahidiyah, dalam kandungan do’anya termuat doa-doa kebaikan dan kepedulian yang diperuntukkan dirinya pengamal sendiri, keluarga, nusa, bangsa, negara, dan sesama ummat manusia, bahkan bagi seluruh makhluk ciptaan Alloh Subhanahu Wata’ala, agar pengamalnya terbina menjadi insan pemberi manfaat kepada yang lain, meskipun melalui do’a. Lihat kandungan do’a dalam Sholawat Wahidiyah atau baca terjemahnya. Itulah sekilas tentang Pengetian Wahidiyah atau Pengertian Sholawat Wahidiyah yang telah ditulis oleh Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah. Tidak hanya sampai situ saja, bahwa sholawat wahidiyah ini terdapat kegiatan yaitu Mujahadah yang lebih sering dinamakan Mujahadah Wahidiyah. MUJAHADAH WAHIDIYAH Perlu kita ketahui bahwa dalam Pengamalan Sholawat Wahidiyah ini terdapat Mujahadah Wahidiyah, seperti apakan Mujahadah Wahidiyah itu a. Pengamalan Sholawat Wahidiyah disebut Mujahadah Wahidiyah. Cara pengamalannya lihat keterangan dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah. Bagi yang belum memungkinkan membaca Sholawat Wahidiyah keseluruhan atau sebagian supaya membaca kalimat nidak “YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOOH” Lembaran Sholawat Wahidiyah Lembaran Sholawat Wahidiyah b. Adab Mujahadah Wahidiyah; lihat pengarahan dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah halaman pertama. c. Bermacam-macam bentuk Mujahadah Wahidiyah; antara lain Mujahadah 40 harian, Mujahadah Yaumiyah Harian, Mujahadah Usbu’iyah Mingguan, Mujahadah Syahriyah Bulanan, Mujahadah Rubu’ussanah, Tri Wulan, Mujahadah Nishfussanah Setengah Tahunan, Mujahadah Kubro Wahidiyah, dll. Bisa dilihat dalam PROFIL WAHIDIYAH. Mungkin dalam hati pembaca bertanya tanya, apakah wahidiyah itu ahadiyah ? dalam pejelasana yang sudah sampaikan Wahidiyah tidak ada sangkut pautnya dengan Ahadiyah. Dalam kesempatan kali ini tidak mengutarakan tentang pengertian ahadiyah tetapi hanya mengutarakan pengertian wahidiyah atau Pengertian Sholawat Wahidiyah yang lebih ringkas dan lengkap. Dalam penjelasan yang begitu singkat mungkin para pembaca timbul pertanyaan dalam sanubari yang dalam apa itu wahidiyah, apa arti wahidiyah, arti wahidiyah dan arti dari wahidiyah itu sendiri. Mari kita lanjutkan ada yang ada Wahidiyah itu yang sudah mashur dikalangan masyarakat di Dunia. Tadi di atas kita sudah menjelaskan tentang pengetian Sholawat Wahidiyah dan juga Mujahadah Wahidiyah, butuh kita sampaikan juga apa Pengetian Ajaran Wahidiyah bukan pengertian aliran wahidiyah, adapun pengertian ajaran wahidiyah itu AJARAN WAHIDIYAH a. Sholawat Wahidiyah disertai kandungan suatu sistem dan bimbingan praktis yang disebut AJARAN WAHIDIYAH. b. AJARAN WAHIDIYAH adalah bimbingan praktis lahiriyah dan bathiniyah, berpedoman kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits dalam melaksanakan tuntunan Rosululloh Shollallohu alaihi wasallam, meliputi bidang iman, bidang islam dan bidang ihsan, mencakup segi syari’ah, segi haqiqah dan segi akhlaq. Penjelasannya lihat keterangan dalam Lembaran Sholawat Wahidiyah c. Sholawat Wahidiyah dan Ajaran Wahidiyah mulai disiarkan pada tahun 1963 dan telah diberikan ijazah secara mutlak oleh Muallifnya Hadlrotus Syekh Al-Mukarrom KH Abdoel Madjid Ma’roef, Kediri, Jawa Timur. Siapa saja dan dari manapun memperolehnya telah diberi izin mengamalkan dan menerapkan, bahkan dianjurkan agar supaya menyiarkan kepada masyarakat luas tanpa pandang bulu dengan ikhlas dan bijaksana. d. Sholawat Wahidiyah dan Ajaran Wahidiyah telah diadakan penelitian oleh BAKOR PAKEM TINGKAT I JAWA TIMUR, dan telah diijinkan untuk disebarluaskan / disiarkan kepada masyarakat umum, sesuai surat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tanggal 17 Juli 1978 Nomor B-1161/ yang disebut dalam surat KASI POLKAM an. Asisten I/Intel an. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tanggal 16 Desember 1978 Nomor B-1981/K/ Tidak hanya tentang Pengertian Wahidiyah, Mujahadah Wahidiyah, dan Pengertian Ajaran Sholawat Wahidiyah tapi juga dalam Wahidiyah terdapat lembaga yang diberikan tugas untuk mengatur kebijaksanaan dan memimpin pelaksanaan serta bertanggungjawab mengenai pengamalan, penyiaran, pembinaan dan pendidikan Wahidiyah sesuai bimbingan Muallif KH Abdoel Madjid Ma’roef RA lebih jelasnya bisa dilihat bahwa PENYIAR SHOLAWAT WAHIDIYAH PSW a. Sholawat Wahidiyah dan Ajaran Wahidiyah, dalam penyebaran dan pembinaannya, agar lebih cepat, lancar, tertib, aman, dan tetap terjaga kemurniannya, dibentuklah suatu Lembaga Khidmah yang diberi nama “Penyiar Sholawat Wahidiyah” disingkat “PSW”. b. Penyiar Sholawat Wahidiyah PSW adalah satu-satunya lembaga khidmah organisasi yang didirikan oleh Muallif Sholawat Wahidiyah pada tanggal 22 Juli 1964 12 Robi’ul awal 1384 untuk waktu yang tidak terbatas, ditugasi mengatur kebijaksanaan dan memimpin pelaksanaan serta bertanggungjawab mengenai pengamalan, penyiaran, pembinaan dan pendidikan Wahidiyah sesuai bimbingan Muallif. c. Lambang Penyiar Sholawat Wahidiyah adalah tulisan huruf Arab diambil dari Ayat Al-Qur’an berbunyi FAFIRRUU ILALLOOH berwarna putih di atas dasar warna hitam berbentuk bulat telor dikelilingi 8 buah garis lengkung. Lambang PSW Pengertian Wahidiyah d. Organisasi Penyiar Sholawat Wahidiyah PSW telah memenuhi UU No. 8/1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, dan telah memperoleh SKT dari Kemendragri, Nomor 01-00-00/016/ e. Organisasi Penyiar Sholawat Wahidiyah PSW telah mendapatkan Rekomendasi dari Kementrian Agama RI, Nomor SJ/ f. Penyiar Sholawat Wahidiyah PSW sebagai organisasi berbadan hukum terdaftar di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan KEPUTUSAN MENKUM-HAM RI Nomor Tahun 2011. g. Sekretariat PSW Pusat mulai tanggal 10 Maret 1996 kantor Sekretariat dan segala kegiatan Penyiar Sholawat Wahidiyah Pusat bertempat Alamat Pesantren ATTAHDZIB PA, Rejoagung, Ngoro, Jombang, 61473, JAWA TIMUR, Telpon 0354 326720, Email dpp_psw h. Segala bentuk kegiatan Wahidiyah yang diselenggarakan oleh Lembaga-lembaga selain PSW di luar tanggungjawab PSW. Itulah sedikit penjelasan Singkat tentang Wahidiyah meliputi Sholawat Wahidiyah, Mujahadah Wahidiyah, Ajaran Wahidiyah, dan Penyiar Sholawat Wahidiyah PSW dibuat untuk dimanfaatkan sebagai pedoman dasar pengamalan dan Penyiaran Wahidiyah. Semoga bermanfaat dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang memerlukannya.
sholawat wahidiyah dan artinya